Tinjau Asrama Haji Bengkulu

Direktur Pelayanan Haji Kementerian Agama RI, Hj.Sri Ilham Lubis meninjau langsung sarana dan prasarana Asrama Haji Bengkulu yang direncanakan akan dijadikan Embarkasi Antara Tahun 2013

Peringatan Isra Mi'raj

Suasana Perayaan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1434H/2013 M di Masjid Raya Baitul Izzah Kota Bengkulu yang digelar pemda Provinsi Bengkulu bersama Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu.

Kegiatan Orientasi

Sebanyak 100 pegawai Kementerian Agama dari sepuluh Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu mengikuti kegiatan Orientasi Bantuan Hukum dan Kepengacaraan yang dilaksanakan di Hotel Nala Sea Side.

Senin, 15 Juli 2013

Ka.Kemenag Benteng Kirim 9 Pejabat Ikuti Rakerda 2013

Bengkulu (Informasi dan Humas) 5/7- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Drs. H. Ajamalus, MH mengirim 9 orang pejabat Kemanag Benteng untuk mengikuti kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu tahun 2013.

Kegiatan Rakerda ini dilaksanakan pada tanggal 03-05 Juli 2013 di Hotel Santika Bengkulu. Adapun 9 pejabat yang dikirim tersebut adalah Kepala Kemenag Drs. H. Ajamalus, MH, Kasubbag Tata Usaha, H. Airin, S.Ag, Kasi Pendis, Rizal, MP.d.I, Kasi Bimas Islam, Rully Gunawan, M.Hi, Kasi Haji dan Umrah,Hj. Nurlela, S.Hi, Kepala KUA Kecamatan Pondok Kelapa, Hardi, S.Ag, Kepala KUA Kecamatan Talang Empat, Harmonis, S.Ag, Kepala KUA Pematang Tiga, Muhammad, S.Ag, dan Kepala KUA Kecamatan Pagar Jati Abdul Pani, S.Ag.

Menurut Ajamalus, maksud dan tujuan mengikuti Rakerda ini adalah untuk menambah wawasan kepemimpinan bagi para pejabat di jajaran Kementerian Agama, khususnya bagi pejabat Kantor Kemenag Benteng. Disamping itu diharapkan para pejabat Kemenag Benteng yang mengikuti Rakerda ini dapat memberikan masukan kepada Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu tentang apa-apa yang dibutuhkan oleh jajaran Kemenag Benteng dalam melaksanakan tugasnya, sehingga dapat dimasukkan dalam usulan Program Kerja Kanwil Kemenag pada tahun berikutnya.

Kantor Kemenag Benteng yang usianya baru 6 bulan ini memang banyak hal-hal yang dibutuhkan, baik sarana dan prasarana kantor, maupun Sumber Daya Manusianya. “Saya berharap dengan adanya mengikuti Rakerda ini para pejabat dilingkungan Kemenag Benteng akan bertambah wawasan kepemimpinannya sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal,” tutur Ajamalus.

Selain itu, Kepala Kemenag berharap akan mendapat inspirasi dan pemeikiran baru setelah mendapat beberapa materi pembekalan dari para narasumber, yang salah satunya narasumber dalam Rakerda ini berasal dari LAN Jakarta.

Banyak hal yang diperoleh dari Rakerda ini, antara lain tehnik dan analisa penyusunan program kerja, perlunya disiplin kerja untuk meraih kesuksesan dalam tugas, sistim penyusunan administrasi dan pelaporan keuangan yang akuntabel.

Salah satu yang manarik materi pembekalan Rakerda ini adalah “Tehnik Penyusunan Jurnal Kerja bagi PNS”. Materi ini merupakan upaya Kepala Kantor Wilayah Kemenag Bengkulu untuk menerapkan penyusunan jurnal hariaan kerja.

Hal ini dimaksudkan untuk member motivasi bagi setiap PNS dalam meningkatkan kinerjanya dalam melaksanakan tugas serta dapat dijadikan tolok ukur dan evaluasi bagi PNS yang bersangkutan dalam analisa jabatan yang akan diberikan kepadanya.

Selaku Kepala Kantor Kemenag Benteng Ia mengaku sangat merespon kebijakan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu ini. Oleh karena itu ia berharap setelah Rakerda ini dapat diberlakukan secara menyeluruh kepada semua PNS dijajaran Kanwil Provinsi Bengkulu sampai ke daerah sehingga kinerja setiap PNS dapat meningkat dimasa yang akan datang.

Penulis : Ajamalus/JJ Editor : H.Nopian Gustari









Kemenag Benteng Laksanakan Sosialisasi Keselamatan Penerbangan Haji

Bengkulu (Informasi dan Humas) 2/7. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Drs. H. Ajamalus, MH melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan penerbangan jamaah haji Benteng tahun 2013, Senin (1/7).

Bertempat di Masjid Al Mujahidin Desa Nakau Kecamatan Talang Empat, sebanyak 53 orang calon jamaah haji Kabupaten Benteng mengikuti kegiatan dimaksud dengan tujuan agar semua calon jamaah haji mengetahui bagaimana cara-cara memanfaatkan fasilitas yang ada di dalam pesawat tatkala jamaah haji berangkat ke tanah suci Makkah.

Melalui sosialisasi itu, Ajamalus mengharapkan agar semua calon jamaah haji Kabupaten Benteng dapat mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan serius dan sungguh-sungguh, karena sosialisasi ini sangat penting karena menyangkut kelancaran dan keselamatan perjalanan jamaah haji itu sendiri, apalagi mayoritas jamaah haji Benteng berasal dari desa-desa dan mereka pada umumnya belum pernah naik pesawat.

“Banyak hal yang perlu diketahui oleh para calon jamaah, seperti cara menggunakan sabuk pengaman, cara berwudhuk dan sholat dalam pesawat, termasuk cara-cara buang air kecil dan besar dalam pesawat dan lain-lain,” terang Ajamalus.

Adapun nara sumber dalam kegiatan sosialisasi ini adalah petugas dari Dinas Perhubungan dan Komunikasi Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sebanyak 4 (empat) orang. Setelah nara sumber menyampaikan beberapa materi juga diadakan forum tanya jawab dengan para calon jamaah haji.

Pada Kesempatan itu juga petugas dari Dinas Perhubungan dan Komunikasi Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) membagikan beberapa jenis buku dan brosur yang berhubungan dengan Juklak dan Juknis yang harus dipedomani oleh jamaah haji selama dalam pesawat.

Salah seorang calon jamaah haji Benteng Meizuar menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kemenag Benteng yang telah memfasilitasi sosialisasi ini, ia berharap kegiatan-kegiatan serupa hendaknya jangan hanya satu kali ini saja dilaksananakan, mengingat mayoritas calon jamaah haji Benteng berasal dari dusun/desa yang tentunya daya tangkap dan pemahamannya tidak maksimal lagi.

Oleh karenanya harus sering disampaikan sehingga calon jamaah haji benar-benar mengetahui dan memahami proses yang harus dilakukan selama penerbangan dari Indonesia ke Arab Saudi maupun dari Arab Saudi ke Indonesia.

Penulis : Sanari/JJ Editor : H.Nopian Gustari









Kemenag Benteng Lakukan Penilaian Masjid Teladan

Penilaian masjid Teladan merupakan salah satu program Kementerian Agama secara berjenjang, mulai tingkat Kecamatan, Kabupaten sampai Tingkat Provinsi. Program ini bertujuan untuk memberikan reword atau penghargaan kepada pengurus dan jamaah yang telah berusaha memakmurkan masjid.

Disamping itu penilaian ini juga bertujuan untuk meningkatkan fungsi masjid sebagai tempat ibadah umat Islam, sebagai tempat pembinaan dan peningkatan ekonomi umat melalui koperasi masjid serta pemberdayaan zakat, infaq dan shadaqah.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Drs. H. Ajamalus, MH dalam sambutannya pada acara penilaian masjid Teladan Tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2013 di masjid Jamik Al Mukhlisin desa Kembang Seri Kecamatan Talang Empat Kabupaten Benteng (Rabu,26/6/2013).

Lebih lanjut Kepala Kemenag Benteng memaparkan kepada Tim Penilai masjid teladan tingkat Provinsi Bengkulu, bahwa kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus dan masyarakat desa Kembang Seri dalam memakmurkan masjid Al Mukhlisin ini adalah menjaga kegiatan ibadah umat Islam terutama shalat fardhu lima waktu, pengajian majelis taklim, pengajian Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ), pengajian Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), kegiatan memperingati Hari Besar Islam (PHBI), pengumpulan dan pendistribusian zakat, infaq dan shadaqah, Menghidupkan koperasi masjid melalui pengurus dan anggota majelis taklim sebagai upaya meningkatkan ekonomi jamaah serta pusat kegiatan manasik haji bagi calon jamaah haji Kabupaten Benteng.

Hadir dalam acara tersebut, yaitu Kepala Bagian Kesra Setdakab Benteng mewakili Bupati Benteng, unsur Tripika Kecamatan Talang Empat, tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota majelis taklim, santri TPQ dan MDA serta masyarakat umum lainnya.

Kabag Kesra yang mewakili Bupati Benteng dalam sambutannya, mengharapkan agar masjid betul-betul dapat dijadikan sebagai tempat kegiatan keagamaan dalam meningkatkan famahaman dan pengamalan ajaran agama Islam dalam upaya meningkatkan Iman dan Takwa kepada Allah swt.

Kepada Tim penilai dari Provinsi Bengkulu, Kabag Kesra mengharapkan agar masjid Al Mukhlisin ini ditetapkan sebagai juara tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2013 ini, mengingat masjid ini telah memenuhi persyaratan sebagai masjid teladan tingkat Provinsi Bengkulu dan pengurus telah menunjukkan kiprahnya dalam upaya memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan keagamaan secara rutin.

Kepala Bidang Urais dan Pembinaan Syari’ah selaku Ketua Tim Penilai masjid Teladan tingkat Provinsi Bengkulu Drs. Herman Yatim dalam sambutannya mengagumi atas prestasi dan kegiatan serta respon pemerintah Benteng, jamaah dan masyarakat atas pelaksanaan kegiatan ini.

Kami sudah melaksanakan penilaian di 6 Kabupaten, dan masjid Jamik Al Mukhlisin Benteng ini merupakan yang ke-7 dalam penilaian tahun ini. Secara jujur kami nyatakan bahwa persiapan dan kondisi masjid inilah yang paling mempunyai nilai lebih dibandingkan dengan 6 Kabupaten lainnya yang telah kami kunjungi.

Kami yakin pengurus dan jamaah masjid Al Mukhlisin ini dengan didukung oleh jajaran Kemenag dan Pemda Benteng dapat meningkatkan kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial lainya di masjid ini serta dapat mempertahankan kemakmuran masjid dimasa yang akan datang.

Diharapkan melalui kegiatan keagamaan dan sosial di masjid, kita dapat memperkokoh ukhwah Islamiyah, menjaga persatuan dan kesatuan umat dalam membangun bangsa ini, khususnya membangun Kabupaten Benteng kedepan yang lebih baik dan maju demi terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat dibawah redha Allah swt.

Penulis : Sutriman Editor : H.Nopian Gustari









Sambut Ramadhan, Kemenag Benteng Adakan Tabligh Akbar

Bengkulu (Informasi dan Humas) 27/6- Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1434 H, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) adakan tabligh Akbar di Halaman Kantor Kemenag Benteng, Rabu (25/6).

Kegiatan Tabligh Akbar ini terselenggara atas kerja sama Kemenag Benteng dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah, IKM dan PKDP Cabang Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Drs. H. Ajamalus, MH dalam sambutannya pada acara Tabligh Akbar dalam rangka menyambut bulan suci Ramdhan 1434 H mengharapkan agar umat Islam di Kabupaten Benteng menjaga Ukhwah Islamiyah sehingga umat Islam dapat melaksanakan kegiatan Ramadhan dengan tenang dan khidmat.

Kepala Kemenag Benteng menegaskan agar umat Islam tidak mudah terpropokasi oleh hal-hal yang dapat memecah belahkan umat Islam. Masalah adanya kemungkinan perbedaan tanggal satu Ramadhan antara Muhammadiyah dengan Pemerintah tahun ini, Kepala Kemenag mengharapkan agar disikapi dengan bijak tanpa saling kleim dan saling menyalahkan.

Karena dalam menentukan awal bulan Qomariyah di Indonesia memakai dua metode, yaitu metode Hisab (perhitungan perjalanan bulan) dan metode Rukyatul Hilal (dengan melihat bulan). Kedua metode tersebut masing-masing mempunyai dalil dan landasan hukum yang kuat dan umat Islam boleh memilih satu diantara kedua metode tersebut.

Kepala Kemenag Benteng mengajak umat Islam menyambut bulan suci Ramadhan ini dengan gembira melalui beberapa persiapan, antara lain, persiapan ruhiyah (mental sipritual), persiapan zahiriyah (kesehatan fisik), persiapan fikriyah (ilmu dan pengetahuan yang berkenaan dengan ibadah puasa), dan persipan maliyah (bekal harta).

Dengan persiapan yang matang dalam menyambut bulan Ramadhan umat Islam dapat mengisi bulan Ramadhan ini dengan maximal, baik kegiatan yang berhubungan dengan ‘ubudiyah kepada Allah, maupun kegiatan sosial keagamaan dan kemasyarakatan lainnya.

Disisi lain Kepala Kemenag Benteng mengingatkan kepada umat Islam Kabupaten Benteng, agar mewaspadai aliran sesat dan menyimpang dari Aqidah Islamiyah, karena di Benteng ini ada dua Aliran dan kelompok pengajian yang difatwakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai kelompok dan aliran sesat dan menyimpang, yaitu Ahmadiyah dan Anugerah Keagungan Ilahi (AKI).

Selama bulan Ramadhan Kepala Kemenag mengharapkan agar rumah makan/warung nasi, dan tempat-tempat hiburan lainnya ditutup untuk menghormati bulan suci Ramadhan. Rumah makan/warung nasi diharapkan mulai dibuka menjelang buka puasa atau malam hari saja, karena jika disiang harinya tetap melaksanakan aktivitas dirumah makan tersebut, dikhawatirkan akan mengganggu kenyamanan dan ketenangan umat Islam dalam melaksanakan ibadah puasa.

Penulis : Candra Editor : H.Nopian Gustari